Memahami-analisa-fundamental-forex-trading

Memahami-analisa-fundamental-forex-trading

Forex-trading-platform-online-magazine
Ide trading-forex-trading
Cara trading forex tanpa investasi


Forex-trading-ideas-daily Forex-trading-news-calendar Rencana sel telepon bulanan $ 20 per bulan Trading-post-online-ohio Corey-mitchell-forex-trading 247-forex-trading

Ditulis Oleh PAGUYUBAN TRADING FOREX DAN INDEX SAHAM pada 8.23.2010 20.27 Menganalisa fundamental itu sulit. Buat mereka yang sudah mahir. Nah, kalau mau komplemen fundamental ini, kamu harus sabar dan pelan-pelan. Satu persatu, cari di internet apa yang anda butuhkan, baca-baca dan temukan bahasan yang mudah dulu (kalau ada) ha ha ha ha ha. Kalau anda anggap sulit semua, maka bahasan ini saya rasa juga sulit. Tapi karena kamu butuh, toh kamu baca juga bahasan ini. Jadi saya menang ha ha ha ha. Mereka yang berdagang di pasar valuta asing (valas) efek dua bentuk dasar analisis. Analisa fundamental dan analisis teknis Penggunaan Analisa teknis di forex: harga diasumsikan semua berita, dan grafik. Namun tidak seperti perusahaan, negara-negara tidak memiliki neraca, jadi bagaimana analisa fundamental dapat dilakukan pada mata uang Hayo, sulit kan Analisa fundamental adalah tentang melihat intrinsik dari suatu investasi, menerapkannya dalam forex dapat melihat kondisi ekonomi yang mempengaruhi nilai mata negara . Di sini kita melihat beberapa faktor fundamental utama yang memainkan peran dalam pergerakan mata uang. Indikator ekonomi yang dikeluarkan oleh pemerintah atau organisasi swasta. Laporan ekonomi adalah sarana yang digunakan negara untuk mendapatkan secara langsung kesehatan ekonom negara tersebut. Tapi ingatlah banyak faktor-faktor dan kebijakan akan mempengaruhi kinerja suatu bangsa. Laporan ini diluncurkan dengan waktu, lalu dengan pasar yang ada. Anda mungkin beberapa laporan ekonomi, seperti angka pengangguran, statistik perumahan, dan lain-lain. Namun, setiap indikator melayani suatu tujuan tertentu, dan dapat berguna untuk pelaku pasar. Di sini kita menggariskan empat laporan utama, beberapa di di atas dapat dibandingkan dengan indikator fundamental khusus yang digunakan oleh investor ekuitas: Produk Domestik Bruto (PDB) GDP dianggap sebagai ukuran luas ekonomi suatu negara, dan ini menunjukkan total nilai semua barang dan jasa yang Dihasilkan dalam suatu negara selama tahun tertentu. Laporan keuangan dan laporan keuangan. Revisi yang signifikan antara laporan-laporan ini dapat menyebabkan volatilitas. PDB agak analog dengan marjin laba kotor dari sebuah perusahaan publik yang merupakan ukuran pertumbuhan internal. Simple-nya begini: PDB itu ukuran barang barang barang dan jasa yang dihasilkan suatu negara, tanpa rasa kebangsaan, perusahaan yang menghasilkan barang atau jasa tersebut. PDB terdiri dari 4 komponen utama yaitu: tingkat konsumsi, investasi, pembelian - pembelian oleh pemerintah, dan total bersih. Dirilis per kuarter, angka data ini menunjukkan persentase pertumbuhan dari kuarter sebelumnya. Laporan PDB terbagi dalam 3 rilis: 1) lanjutan - rilis pertama 2) preliminary - revisi pertama 3) final - revisi kedua dan terakhir. Revisi-revisi inilah yang biasanya berdampak signifikan bagi pasar. Retail Sell Data ini menghitung total penerimaan toko - toko ritel, tanpa memasukkan komponen untuk sektor jasa di dalamnya. Data bulanan ini menunjukkan persentase perubahan dari data bulan sebelumnya. Angka negatif menunjukkan jumlah penjualan menurun dari penjualan bulan sebelumnya. Pengukuran ini berasal dari sampel yang beragam toko ritel di seluruh bangsa. Penjualan eceran (penjualan ritel) sangat dicermati oleh ahli ekonomi dan investor. Indikator ini mulai dari barang barang yang sedang dijual. Transaksi yang dilakukan di tempat-tempat pembelanjaan atau pasar dan bukan barang bekas (seperti surat katalog dan mesin penjual) yang digunakan dalam data sampelnya. Perusahaan dari semua ukuran dalam. Data yang dirilis akan meng - cover penjualan dari bulan sebelumnya, sehingga indikator ini hanya memiliki tingkat tidak lebih tinggi dari total PDB), tetapi juga tingkat aktivitas. Retail Sales dianggap sebagai indikator koinsiden, dimana beraktivitas didalamnya keadaan terkini. Juga dianggap sebagai indikator vital pra-inflasi, yang menciptakan minat terbesar dari pengamat pasar dan konferensi review board, yang mengikuti data untuk direktur Federal Reserve Board. Dirilisnya penjualan eceran dapat menyebabkan volatilitas pasar yang berada di atas rata-rata. Indikator ini dapat digunakan. Untuk melanjutkan atau naik suku bunga, tergantung dari arah tren. Seimbang siklus bisnis mungkin akan diikuti oleh kenaikan suku bunga jangka pendek oleh The Fed dengan harapan mengurangi kemungkinan inflasi. Hal ini akan menyebabkan investor untk melakukan aksi jual di atas, dan bisa menimbulkan masalah pada saham juga, dengan inflasi penyebab penurunannya arus kas masa yang akan datang untuk perusahaan. Jika pertumbuhan penjualan ritel berhenti atau melambat, hal ini berarti konsumen tidak melakukan pembelanjaan dibandingkan dengan bulan sebelumnya, dan dapat menjadi sinyal dari sebuah resesi karena peran penting dari konsumsi individu pada kesehatan ekonomi. Salah satu hal bagi investor dalam melihat indikator ini adalah angka konsensus. Pada umumnya pasar tidak terlalu menyukai kejutan, jadi sebuah figur yang berada di atas ekspektasi, bahkan saat ini sedang memiliki kinerja yang baik, bisa dengan aksi inflasi akan berada di atas yang diperkirakan. Perusahaan ritel pun akan bergerak fluktuatif dengan indikator ini. Data yang dirilis akan menunjukkan kinerja dari keseluruhan sektor dalam ritel, membuat investor dapat sedikit melihat kekuatan relatif dari suatu sektor dengan keseluruhan. Penjualan Eceran termasuk salah satu yang terbesar dari yang terbesar, sebuah laporan yang dapat mengurangi terangnya sebuah ekonomi. Indikator ini menyediakan informasi industri bisa ditel dan bisa benar-benar menggerakan pasar. Investor mungkin lebih baik menunggu para analis untuk menyeleksi laporannya dengan mengeluarkan komponen yang memiliki fluktuasi tidak wajar, dan mengambil keputusan dari hasil seleksi tersebut. Untuk pemegang saham, lihat pertumbuhan sektor dapat menentukan kinerja saham. (Sumber: census.govsvsdwwwadvtable.html) Produksi Industri Laporan ini menunjukkan perubahan dalam produksi pabrik-pabrik, tambang dan utilitas dalam suatu negara. Memuat laporan sebuah kapasitas util, sampai sejauh mana kemampuan masing-masing pabrik ini sedang digunakan. Ini sangat ideal untuk sebuah bangsa untuk melihat peningkatan produksi sementara berada di maksimum atau. Trader menggunakan indikator ini biasanya berhubungan dengan utiliti produksi, yang tidak dapat stabil karena industri dan kebutuhan energi sangat dipengaruhi oleh perubahan cuaca. Revisi yang signifikan antara laporan yang dapat disebabkan oleh perubahan cuaca, yang pada suatu usaha, dapat menyebabkan volatilitas dalam mata uang bangsa. Consumer Price Index (CPI) CPI adalah ukuran dari perubahan harga barang-barang barang di lebih dari 200 kategori yang berbeda. Laporan ini, bila dibandingkan dengan ekspor suatu negara, dapat digunakan untuk melihat apakah suatu negara atau. Beberapa indikator utama lainnya adalah: Pengeluaran Konsumsi Pribadi 8212 PCE Kurang lebih sama dengan CPI, PCE adalah laporan (lebih tepatnya bagian dari laporan Penghasilan Pribadi) yang diterbitkan oleh Biro Analisa Ekonomi Departemen Perdagangan. PCE mengukur tingkat perubahan harga barang barang dan jasa. Komponen data ini terdiri dari barang-barang rumahtangga kontan dan kredit untuk semua jenis barang baik tahan lama, tidak tahan lama, maupun jasa. Indeks Pembelian Manajer (PMI) PMI adalah gabungan dari. Angka di atas 50 berarti industri terserap, di bawah 50 berarti mengandung kontraksi. Indeks ini dinilai sebagai indikator penting. Indeks hal ini juga dapat saling mempengaruhi dan aktivitas perindustrian. Indeks Harga Produsen (PPI) Merupakan sekumpulan indeks yang menghitung tingkat perubahan harga barang yang dipersyaratkan oleh para produsen dalam negeri. Singkatnya, PPI mengukur tingkat perubahan harga dari perspektif penjual. Tidak sebagus CPI dalam mengindikasi tekanan inflasi. Proses pembuatannya, PPI bisa menjadi CPI. Jadi Berikut adalah beberapa tips berguna yang bisa membantu Anda saat melakukan analisa fundamental di pasar valuta asing: Simpanlah kalender ekonomi di tangan yang berisi daftar indikator dan tau kapan saja akan dijual kembali ekspektasi pasar untuk data, dan kemudian perhatikan apakah harapan terpenuhi. Yang jauh lebih penting dari data itu sendiri. Kadang-kadang, ada perbedaan drastis antara harapan dan hasil aktual, jika ada maka harus bisa kemungkinan pembenaran untuk perbedaan ini. Jangan rapat terlalu cepat terhadap berita. Sering kali, angka yang dirilis dan kemudian direvisi, dan hal-hal yang bisa berubah dengan cepat. Revisi ini, karena mungkin menjadi alat yang berguna untuk melihat trend dan lebih akurat untuk laporan forecase. Ada banyak indikator ekonomi yang dapat digunakan untuk dasar-dasar forex. Sangat penting untuk meluangkan waktu tidak hanya melihat angka-angka, tapi juga mengerti apa yang dimaksud dan apa yang mereka lakukan ekonomi negara. Bila digunakan dengan tepat, indikator ini bisa menjadi sumber daya berharga bagi setiap trader. Anda sudah berani menganalisa fundamental itu mudah Saya akan berguru kepada anda ANDA PERNAH LOSS (RUGI) DALAM TRADING FOREX DAN INDEX SAHAM. ATAU ANDA BARU MAU BELAJAR FOREX DAN INDEX SAHAM. SILAHKAN HUBUNGI PELANGGAN DUKUNGAN KAMI, KARENA KAMI PUNYA SOLUSINYA DAN SIAP MEMBANTU ANDA. LAYANAN SMS DAN TELP DI NOMOR 087833835580 LAYANAN YM DAN EMAIL. ConsultanforexyahooAnalisa Forex Selamat Datang di Analisaforex. Di website ini anda akan mendapatkan informasi seputar analisa forex dan berita forex terbaru baik secara teknikal maupun fundamental yang diupdate setiap hari. Bagi anda yang ahli, akurat dan jitu dalam menganalisa forex dan ingin berbagi kepada pengguna analisaforex silahkan anda kirimkan artikel prediksi atau analisa pasar forex dengan submit artikel disini. Analisa Teknikal Harian diupdate Antara Jam 12.00-15.00 WIB. Bagi yang berminat trading forex online dan ingin membuka akun, silahkan baca tips memilih broker forex terbaik dan terpercaya kami. Analisa Forex Hari Ini Secara teknikal, saya melihat pair USDJPY ini sudah lama posisi harga yang masih layak untuk diperhitungkan titik masuk nya. Mari simak gambar chart USDJPY 4 Jam Time Frame berikut sebelum kita8230 more Secara teknikal, saya melihat pair AUDUSD ini sudah lama posisi yang masih layak untuk diperhitungkan titik masuk nya. Mari simak gambar chart pair AUDUSD 4 Jam Time Frame berikut sebelum8230 more Secara teknikal, saya melihat pair NZDUSD ini sudah lama posisi yang masih layak untuk diperhitungkan titik masuk nya. Mari simak gambar chart pair NZDUSD 4 Jam Waktu Sisa Berikut sebelum8230 more Secara teknikal, saya melihat pair GBPJPY ini sudah diberi posisi harga yang masih layak untuk diperhitungkan titik masuk nya. Mari simak gambar chart GBPJPY 4 Jam Waktu Bingkai berikut sebelum kita8230 more Secara teknikal, saya melihat pair USDCAD ini sudah sudah lama posisi yang masih layak untuk diperhitungkan titik masuk nya. Mari simak gambar chart USDCAD 4 Jam Time Frame berikut sebelum8230 moreANALISIS FUNDAMENTAL Jika sebelumnya kita hanya menyinggung fundamental secara garis besar saja, sekarang kita mulai masuk pada tahap yang lebih detail yaitu memahami fundamental bisa dicoba unsur-unsurnya. Tidak jauh beda dengan apa yang sudah kita baca dari bab-bab terdahulu, di sini kita akan mengetahui apa itu fundamental yang bisa dicoba dan juga bagaimana cara menilai pasar berdasarkan sudut pandang fundamental. Seperti yang kita ketahui, fundmental adalah faktor penentu (penyebab). (Kalau diibaratkan ke dalam chord musik, dasar ini berperan sebagai major chord). Secara harfiah adalah suatu pernyataan atau kebenaran umum tentang suatu hal. Namun jika diterjemahkan ke dalam konteks forex, fundamental adalah keadaan umum akan faktor-faktor global pada suatu negara atau wilayah yang dampaknya dapat mempengaruhi pergerakan harga mata, baik mata uang negaranya sendiri maupun negara lain. Analisis fundamental, faktor geomitis, dan sebagainya sebagainya. Pengamatan atau analisis fundamental ini untuk mengetahui keadaan ekonomi suatu negarawilayah tertentu yang dapat dapat dijadikan sebagai alat bantu dalam memprediksi pergerakan harga mata uang negara tersebut. Di sini mengandung kata prediksi namun tetap tidak bisa kita sama-artikan dengan judi. Prediksi di sini jelas beda maknanya dengan prediksi dalam sebuah permainan judi. (Agar tidak menyimpang dari topik pembicaraan, sila baca perbedaan perdagangan dan perjudian di sini). Ada beberapa faktor dalam fundamental seperti yang sudah ada di atas. Namun, jika kita himpun semua faktor fundamental yang ada dalam satu kelompok, semuanya akan terkumpul ke dalam empat kelompokkategori besar, yaitu: faktor politik, faktor keuangan, faktor eksternal, dan faktor ekonomi. Faktor Politik Keadaan politik suatu negarawilayah dapat dijadikan salah satu referensi atau indikator dalam mata uang. Keadaan politik yang sedang berkembang kebijakan-kebijakan yang dihasilkan oleh pemerintah. (Kebijakan yang berbau politis tentunya). Kebijakan tersebut pada nanti akan sangat mempengaruhi keadaan pasar domestik. Kebijakan tersebut pula lah yang secara tidak langsung dapat menentukan masukkeluarnya investor, baik lokal maupun asing, dari bursapasar negara yang bersangkutan. Namun, adakalanya keadaan politis tidak berdampak apa - apa terhadap pergerakan nilai tukar mata uang. Faktor Keuangan Sehat atau tidaknya keadaan pasar suatu negara bermula dari kebijakan moneter dan fiskal negara tersebut. Keadaan keuangan suatu negara akan sangat terkena oleh kebijakan moneter dan fiskal yang ditetapkan pemerintahnya. Kebijakan moneter dan fiskal yang tidak tepat akan berdampak signifikan terhadap keadaan ekonomi dalam negeri. Misalnya saja tingkat suku bunga (suku bunga). Tingkat suku bunga suatu negara merupakan tolok ukur nilai mata uang negara yang bersangkutan. Tingkat suku bunga yang tinggi biasanya akan dengan nilai tukar mata uangnya. Dalam suasana dan tingkat suku. Nah, dari tingkat inflasinya saja kita sudah bisa mengetahui apakah suatu negara yang bertenaga memiliki keadaan pasar domestik yang sehat atau tidak. Faktor Eksternal Barangkali, pada zaman era terdahulu, faktor eksternal ini tidak terlalu berpengaruh terhadap nilai tukar mata uang negara. Namun, saat sudah era era global, yang mana para investor, fund manager. Dan hadge dana tidak lagi terjemahkan ke dalam berbagai negara, faktor ini menjadi sangat maju keadaan pasar domestik suatu negarawilayah. Perubahan keadaan ekonomi suatu negarawilayah dapat membawa dampak yang beragam pada negara lain. Ini adalah perputaran modal, perubahan arus kas, dan perpindahan portofolio yang dilakukan para investor tadi. Di samping itu, pada era global ini, kita tidak lagi mengenal batas negara dalam hal investasi, sehingga keadaan ekonomi suatu negarawilayah yang buruk berada pada negarawilayah lain yang masih berada satu kawasan dengan negara tersebut. Hal ini dikenal dengan istilah dampak regional (dampak regional). Sederhana nya, dampaknya adalah dampak yang terjadi akibat alokasi dan pemindahan portofolio yang dilakukan oleh para investor mancanegara membuat keadaan pasar negara yang bermasalah. Oh iya, faktor eksternal ini tidak hanya ada pada analisis fundamental saja lho. Pelarian juga ada dalam suatu hubungan pacaran maupun pernikahan. Jiaaahahahaha Ngawur dikit Faktor Ekonomi Indikator ini merupakan indikator penting dalam analisis fundamental karena indi (indikator keren) ini merupakan keseluruhan faktor fundamental yang ada. Semua faktor yang sudah kekekalan akan tergambar ke dalam keadaan ekonomi suatu negarawilayah. Selain itu, faktor ekonomi terdiri dari unsur - unsur fundamental dalam hal fundamental, seperti: PDB (Produk Domestik Bruto) atau sama dengan PDB (Produk Domestik Bruto). PDB ini merupakan penjumlahan dari seluruh barang dan jasa yang berasal dari pasar domestik atau dalam negeri. Produk dan jasa ini bisa berasal dari perusahaan dalam negeri dan asing. Selama perusahaan tersebut berada di suatu wilayah negara tertentu, maka pendapatannya akan tergolong PDB negara tersebut. GNP (Produk Nasional Bruto) atau sama dengan PNB (Produk Nasional Bruto). Berbeda dengan PDB, PNB adalah penghasilan suatu negara yang berasal dari total produk barang dan jasa yang dimiliki oleh warga negaranya baik yang berada di dalam negeri maupun yang berada di luar negeri. Tingkat inflasi. Merupakan salah satu variabel yang digunakan dalam tingkat suku bunga (suku bunga). Inflasi itu sendiri memiliki definisi melonjaknya harga-harga barang yang sifatnya lama (jangka panjang) dan efeknya bisa meluas. Itu berarti tingkat inflasi merupakan ukuran atau indikator perkembangan periodik dalam periode waktu tertentu. Tingkat inflasi juga merupakan cerminan dari PDB dan PNB dalam hal yang sebenarnya (nyata) yang dapat digunakan sebagai salah satu indikator dalam analisis fundamental. PDB dan PNB sebenarnya ini digunakan para investor sebagai pembanding antara peluang dan risiko investasinya di mancanegara. Selain itu, ada pun indikator lain dalam tingkat inflasi yang biasanya menjadi perhatian investor, yaitu: PPI (Indeks Harga Produser) atau Indeks Harga Produksi adalah indeks yang mengukur rata-rata perubahan harga yang diterima oleh produsen domestik untuk setiap output yang dihasilkan dalam satuan harga Proses produksi Data PPI biasanya dihimpun dari berbagai sektor ekonomi di sektor manufaktur, pertambangan, dan pertanian. CPI (Consumer Price Index) atau Indeks Harga Konsumen adalah indeks yang digunakan untuk menghitung perubahan harga eceran yang terjadi dari setiap barang dan jasa yang oleh kelompok tertentu. Neraca Pembayaran. Neraca yang digunakan investor untuk mengetahui posisi keuangan suatu negara, apakah negara tersebut mengalami defisit atau surplus. Neraca pembayaran ini pun terbagi ke dalam dua unsur. Tingkat Pengangguran. Rasio antara jumlah kerja dan penduduk yang tidakbelum memiliki pekerjaan namun masih dalam usia yang produktif. Indikator ini. Negara dengan kondisi ekonomi yang sehat tentu memiliki tingkat pengangguran yang rendah, dan sebaliknya, jika kondisi ekonomi suatu negara tidak sehat tingkatnya pun akan tinggi. Kurs Valuta Asing. Indikator ini merupakan gambaran dari. Negara dengan stabilitas yang bagus biasanya memiliki mata uang yang stabil pula pergerakannya. Dan, negara dengan stabilitas ekonomi, mata uangnya tidak bergerak. PSNCR (Kebutuhan Kas Sektor Publik) atau kebutuhan tunai sektor publik, merupakan kebutuhan pemerintah dalam memenuhi syarat belanjanya dengan cara murah atau hutang. Indikator ini jarang sekali diperhatikan investor karena memang sangat jarang momentum yang tercipta dari indikator ini. Fundamental ini sebenarnya memiliki akses yang luas, tidak hanya dengan harga mata uang namun harga saham, komoditas seperti minyak, gas alam, logam mulia, emas, dll. Hanya saja karena konteks pada forex adalah mata uang maka pembahasan fundamental saya batasi aksesnya dengan mata uang saja. Hubungan forexkhususnya fundamentaldengan komoditas akan saya bahas lebih spesifik pada bab KORELASI FOREX amp KOMODITAS. Faktor fundamental adalah faktor yang terbentuk. Dibandingkan faktor teknikal, faktor fundamental lebih berpengaruh terhadap harga saham karena indikator - indikator ekonomi di dalamnya. Indikator-indikator diacu: Pertumbuhan Ekonomi (Kebijakan Pertumbuhan Ekonomi) Kebijakan Moneter (Kebijakan Moneter) Kebijakan Fiskal (Kebijakan Fiskal) Tingkat Suku Bunga (Suku Bunga) Tingkat Pengangguran (Neraca Perdagangan) Neraca Perdagangan (Neraca Perdagangan) Kegiatan Bisnis (Kegiatan Usaha) Defisit Surplus Anggaran Belanja Akan sangat menyita waktu jika saya menambahkannya ke masing-masing unsur di atas. Namun, pada intinya semua unsur tadi akan berujung pada tingkat kepercayaan konsumen. Konsumen di sini bisa diartikan pula sebagai investor baik lokal maupun interlokal (asing). Bagaimana bisa Jelas bisa Bagaimana mungkin Jelas mungkin Bagaimana cara (Nah, yang ini ga bisa dijawab singkat kayak tadi, hahaha) Ilustrasi: Begini, (saya ambil contoh dari kondisi fundamental Amerika Serikat) ketika investor akan menginstall sebagian dananya ke dalam mata uang dolar, Tentu saja mereka akan mengingat kondisi fundamental bisa dicoba unsur-unsurnya (seperti yang korban di atas) terlebih dahulu sebelum mengambil keputusan. Cerita pendek, ternyata anggaran belanja AS sedang mengalami masalah dan mendekat defisit karena isu utang yang menerpa negeri paman Sam tersebut. Demikian efek domino, aktivitas bisnis negara tersebut pun menjadi berkurang. Tingkat penganggurannya melonjak tajam. Neraca perdagangan menjadi negatif Tingkat inflasi tidak terkontrol. Dan pertumbuhan ekonomi yang melambat dan krisis pun tidak terelakkan. Mengamati hal tersebut, investor tadi mengurungkan niatnya untuk berinvestasi dalam bentuk. Yang lazimnya ditimbulkan dari serentetan masalah. Akhirnya tingkat kepercayaan investor lain pun ikut menipis (faktor jok). Pemerintah yang tadinya diangkat dengan mandat meningkatkan pertumbuhan ekonomi excel menunjukkan fakta yang sebaliknya. Investor menjadi skeptis akan kinerja Obama bisa dicoba dengan jajarannya dalam mengatasi masalah ekonomi Amerika. Alhasil, banyak investor yang bergerak dananya ke mata uang lain yang relatif lebih stabil pada saat itu seperti euro dan poundsterling, bahkan ada pula yang mengalihkan dananya ke komoditi seperti minyak dan emas. Jika sudah begini, mautidak mau dolarpun pasti turun karena tingkat permintaan akan mata uang ini lebih rendah dari pada harga penawarannya. (Ingat Supply amp Permintaan pada SANG PENGGERAK HARGA). Sekadar ngasih tau nih. Kenapa saya ambil contoh Amerika Serikat dengan isu hutangnya, itu karena ini hal kontradiktif yang menarik, menurut saya. Seperti yang dikenal banyak orang, AS adalah negara adidaya dengan kekayaan. Memang benar jika AS adalah negara kaya, lebih pasti kaya akan hutang. Hihihi. Asal tahu saja, Amerika Serikat tidak akan pernah bisa bayar semua utangnya. Mengapa Mau tau jawaban Tunggu sampe saya bikin postingan khusus tentang ini yah Kembali ke topik seperti contoh kecil dari analisis fundamental. Kompleks memang, sebab bagaimanapun keadaan fundamentalnya, kita tidak akan pernah tahu kapan dan berapa lama samanya dampaknya dari faktor fundamental itu akan terjadi. Tapi paling tidak kita berusaha memahami keadaan ekonomi suatu negara terlebih dahulu sebelum melakukan aksi beli tau jual. Analisis Fundamental Sederhana Beruntung, sekarang kita bisa dengan mudah mendapatkan informasi yang terkait dengan keadaan ekonomi suatu negara dengan cara situs situs berita yang menyuguhkan jadwal rilisnya suatu berita fundamental dan bagaimana kabar berita ini. Ya, inilah bentuk yang lebih sederhana dari sebuah analisis fundamental, yaitu dengan cara melihat kapan terbitnya suatu berita dan melakukan entry dengan data referensi yang diberikan oleh forecaster yang ada di setiap situs berita online. Seperti yang sudah saya jelaskan pada indikator-indikator global. Namun dalam analisis fundamental sederhana indikator-indikator fundamental yang sering menjadi indikator indikator yang berhubungan dengan ekonomi, seperti: GDP (Gross Domestic Bruto) Indeks Harga Konsumen IHK (Indeks Harga Produsen) Indeks PMI (Purchasing Manager Index) Masih banyak indikator Yang belum saya sebutkan Indikator-indikator yang ada nanti akan dituangkan ke dalam berbagai macam berita yang bisa anda lihat di situs-situs portal berita. Macam-macam berita tersebut secara umum dibagi ke dalam tiga jenis berita, yaitu berita dampak tinggi. Berita dampak sedang, dan berita dampak rendah. Berita dampak tinggi adalah jenis berita yang memiliki dampak yang signifikan terhadap pergerakan harga mata uang. Contohnya adalah berita yang mengandung indikator-indikator di atas. Berita jenis ini. Yang jumlahnya lebih murah. Itulah isu berita dengan indikator seperti NFP, CPI, dan Interest Rate ini tergagorikan ke dalam berita dampak tinggi. Jenis berita lainnya adalah berita dampak menengah dan berita dampak rendah tidak terlalu memiliki peran dalam pergerakan harga mata uang. Berita dengan katagori ini biasanya ada pelengkap dari berita yang sudah dirilis sebelumnya yang tergolong ke dalam berita dampak tinggi. Berikut contoh memanfaatkan berita sebagai referensi trading kita. Ini adalah gambar tabel jadwal perilisan berita yang berhubungan dengan keadaan fundamental berbagai negara. Berita dengan kategori high impact dengan logo file berwarna merah, dampak medium dilambangkan dengan warna orangeakang low impact dengan warna kuning. Selain itu ada pula data-data lain seperti aktual, ramalan, dan sebelumnya. Data-data inilah yang dijadikan pertimbangan. Data-data tersebut tidak secara sembarangan dicantumkan berdasarkan fakta-fakta yang ada dan atas pengamatan dan penilaian para ahli. Berikut saya jelaskan lebih rinci setiap kolom data yang ada. Tanggal: Tanggal berapa, hari apa, dan jam berapa kabar nanti akan rilis pada kolom ini.Currency: menunjukkan mata uang yang akan terkena dampak dari perilisan berita.Impact: Beberapa portal berita lain memiliki ketentuan berbeda dalam menunjukkan kategori berita yang ada. Namun dalam contoh kali ini kategori berita yang memiliki signifikansi tinggi (tinggi) dengan logo berwarna merah, warna oranye sedang, dan rendah warna kuning.Detail: Penjelasan dari berita yang akan dirilis. Disini biasanya menjelaskan bagaimana dampaknya jika data yang dirilis (aktual) lebih kecil atau lebih besar dari data ramalan yang ada.Actual: Data yang akan dirilis pada kolom ini.Forecast: Data yang berasal dari pengamatan dan penilaian analis.Previous: Menunjukkan data pada Periode sebelumnya yang berfungsi sebagai tolok ukur kinerja yang telah dilakukan selama periode terakhir. Bermodalkan data-data tadi, anda sudah bisa mempraktekkan trading berdasarkan analisis fundamental. Hanya saja yang perlu anda lakukan sebelum mengambil keputusan adalah jenis berita (highlow impact) dan dampaknya yang sudah lazim jika ada yang sudah ada. Pada jenis berita tertentu, jika data aktual yang dirilis menunjukkan peningkatan data sebelumnya, efek yang lazimnya terjadi adalah harga saham yang bersangkutan. Namun lagi-lagi beruntungnya sekarang kita tidak perlu melakukan analisis yang rumit dan njelimet seperti itu sendiri. Pada gambar di bawah, contohnya. Pengelola portal berita memanjakan kita dengan analisis yang sederhana dan praktis. (Lihat tulisan yang dikotaki warna merah). Masih bingung juga bagaimana cara memanfaatkan data di atas ke dalam trading Aaacchh Masa gini aja bingung sih. Ente lagi banyak pikiran nih kayaknya, yah Udahlaah, yang namanya jodoh tuh di tangan Tuhan, jangan terlalu dipikirin. Nikmatin dulu aja masanya. Makan, makan sendiri. Jalan, jalan sendiri. Nyuci baju sendiri. Tidurpun sendiri. Lagian jodoh tuh dikejar bukan dipikirin Eh, kok jadi ngewarah ginian ya hehehe, hanya intermezzo. Bung Bila data yang ada sudah anda sudah dan sudah anda analisa harusnya anda sudah bisa melakukan transaksi saat itu juga, tidak peduli lagi anda bisa dari sebuah portal berita. Pada contoh di atas misalnya. Anda bisa mendapatkan efek yang sebenarnya: Aktual lt Forecast Baik untuk Mata Uang. Jika diartikan kurang seperti ini bunyinya: jika data aktual yang dirilis lebih kecil atau rendah dari data hasil prediksi analis maka akan berdampak baik terhadap mata uang. Berdampak baik di sini sering diartikan juga bullish oleh para trader. Dari situ, Anda sudah bisa mengambil kesimpulan sendiri serta memutuskan posisi apa yang sebaiknya Anda ambil. Jika Anda yakin dengan analisis yang disuguhi oleh situs berita tadi maka posisi buy lah yang seharusnya Anda ambil. Namun jika Anda ragu, Anda bisa menghindari momen ini dan mencari waktu lain yang Anda rasa tepat untuk bertrading. PERHATIAN, posisi buy pada contoh tadi artinya Anda melakukan pembelian pada mata uang negara yang bersangkutan yaitu poundsterling (GBP) dikarenakan efek yang lazimnya terjadi adalah penguatan mata uangnya atau bullish . Itu artinya Anda harus memperhatikan pair yang akan Anda transaksikan terlebih dahulu. Anda pun harus memperhatikan posisi si GBP, apakah ia sebagai base-currency ataukah counter-currency . Jika ia base-currency (seperti GBP USD misalnya) maka buy menjadi pilihan tepat untuk Anda ambil. Namun jika ia sebagai counter-currency , buy tidak bisa Anda pilih. Mengapa Jalan cerita akan berbeda jika ternyata pair yang akan Anda transaksikan memiliki GBP sebagai counter-currency . Euro terhadap poundsterling (EUR GBP ), misalnya. Efek yang akan dihasilkan berita tadi bisa saja tidak berdampak apa-apa (tidak bullish tidak pula bearish ) terhadap pair ini dikarenakan mata uang pada pair ini keduanya berasal dari kawasan yang sama8211yakni Eropa8211sehingga keadaan fundamentalnya pun cenderung sama. Ayo..ayo . Gimana . Udah pada paham belom . Saya maklumi deeeh kalau masih ada di antara kalian yang belum betul-betul memahaminya. Memang analisis fundamental ini memiliki kompleksitas yang lebih tinggi ketimbang jenis analisis lain. Namun, saya pikir (setelah saya amati dan pahami tentunya) ini adalah cara yang paling efektif bagi Anda dalam memahami seluk-beluk forex trading . Analisis fundamental mengajarkan kita untuk melihat segala permasalahan dari sudut pandang yang luas. Selain itu, cara ini dapat pula mempertajam wawasan dan pola pikir Anda ke depannya. Sebagai seorang trader Anda diharapkan bisa menjelaskan gejolak pasar tidak hanya berdasarkan sebuah grafik dan chart, tapi Anda juga harus bisa menjelaskan alasan mendasar tentang apa penyebabnya dan bagaimana semua itu bisa terjadi. Paling tidak, dari penjelasan di atas tadi, Anda sudah bisa mendapat gambaran tentang dinamika trading dari sudut pandang fundamental. Jangan sampe ada kejadian Anda ditanya lalu menjawab itu semua kehendak Tuhan karena saking ga taunya mau ngejelasin apa. Hehehe Saran saya, perbanyak membaca artikel yang berbau ekonomi terutama yang menjelaskan tentang keadaan pasar global. Jika hal ini Anda lakukan dengan rajin, segala permasalahan mendasar mengenai ekonomi global dengan sendirinya Anda pahami. Percaya atau tidak, itu semua akan membantu Anda meraih profit. Ingat moto blog ini: tidak hanya profit, melainkan profit yang optimalPemahaman Analisa Teknikal Technical Analysis adalah suatu pendekatan analisa pola pergerakan harga di masa lalu untuk memperkirakan pergerakan harga di masa mendatang. Dalam hal ini tentunya analis harus mempunyai grafik harga chart. Perlu diketahui bahwa saat ini banyak sekali trader yang sangat ahli menguasai technical analysis bahkan banyak diantara trader yang mampu membuat bahkan memodifikasi indikator-indikator teknikal. Perlu anda pahami bahwa komponen utama terbentuknya grafik pergerakan harga terdiri dari 5 komponen saja yaitu. harga pembukaan ( Open ), harga tertinggi ( High ), harga terendah ( Close ). dan Volume transaksi ( V ), jika disingkat maka disebut OHLCV. Dari data OHLCV tersebutlah kemudian digunakan metode matematika dan statistik untuk kemudian terciptanya indikator-indikator pada tehnical analysis modern. Secara Umum indikator indikator Modern Technical Analysis terbagi menjadi : 1. Trend Following Indikator : Indikator-indikator umum yang masuk pada kategori ini adalah seperti Moving Average, MACD, Parabolic SAR dsb. 2. Momentum Indikator : yang termasuk kategori ini adalah indikator seperti Stochastic, William R, RSI dsb, 3. Volume indikator : secara umum yang termasuk kategori ini adalah OBV (On Balance Volume), OSCV (Volume Oscillator) dsb. 4. Volatility Indikator : contoh indikator yang berfungsi menentukan tingkat volatilitas harga yaitu. Bollinger Band. Keltner Band dsb. Jumlah indikator-indikator pada modern technical analysis berjumlah ratusan. belum lagi ditambah kreasi kreasi trader-trader top dunia yang membuat indikator dan tehnik yang lebih baru. Adapun setiap kategori indikator diatas masing-masing mempunyai karakteristik yang berbeda, namun hanya ada satu karakteristik yang sudah pasti dan tidak akan pernah berubah yaitu. pergerakan harga selalu lebih cepat dari indikator apapun. Penggunaan indikator-indikator technical analysis dapat anda sesuaikan dengan profil style trading dan frekwensi trading anda. Semakin pendek timeframe yang anda gunakan, maka pergerakan indikator tersebut akan semakin tinggi volatilitasnya. Sangat disarankan agar anda memahami penggunaan indikator tersebut secara benar. Contoh yang sering salah kaprah dalam penggunaan indikator adalah pada MACD. Seringkali orang hanya mengunakan 1 MACD saja dalam menganalisa chart, padahal Gerald Appel dalam bukunya menyarankan agar menggunakan dua buah MACD dengan time frame yang berbeda untuk menganalisa pola pergerakan harga. Selain hal diatas, Support Resistance juga menjadi komponen utama seorang analis. Biasanya pada level Support Resistance inilah seorang trader akan mengambil keputusan buy sell suatu instrumen sekaligus menjadi target estimasi arah pergerakan harga yang akan dicapai. Pada instrumen yang bergerak uptrend. maka pergerakan harga akan cenderung breakout menembus resistance dan menciptakan level resistance yang baru, sebaliknya pada instrumen yang downtrend, harga akan cenderung menembus support untuk menciptakan level support yang baru. Hal ini lah yang juga sering dijadikan acuan oleh trader ataupun para analis untuk menganalisa guna mengambil keputusan trading. Apa yang dijelaskan diatas adalah penjelasan umum saja tentang Technical Analysis. Para trader pemula yang baru belajar technical analysis biasanya ketika baru saja paham dan mengerti tentang suatu indikator, maka ia akan langsung mencobanya pada real trading, dan ketika ternyata berhasil menghasilkan keuntungan biasanya trader tersebut akan overconfidence dan merasa yakin bahwa itulah indikator yang terbaik dan cocok baginya. Dan ketika ternyata tiba saatnya trading dan loss karena ternyata harga tiba-tiba turun lebih cepat dari indikatornya, kemudian tidak sempat melakukan cutloss, mulailah timbul kebimbangan atas indikator tersebut dan mulai belajar lagi mencari indikator baru. Hal ini akan terus berulang-ulang terjadi. Akibat sering terjadinya hal ini dimana maka munculah teori. bahwa kita tidak dapat memprediksikan arah pergerakan harga. Namun kita dapat mengantisipasinya bila menerapkan suatu trading plan dan money management yang baik dan benar. Karena faktor utama utuk sukses bertrading pada dasarnya adalah pada money management dan trading plan itu sendiri.
Biner-pilihan-sinyal-akurasi 90 (2)
6 tips trading forex untuk pemula